Pendidikan Berkarakter, Karakter Macam Apa ?

Senin (15/07), bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2013/2014, yang juga bertepatan dengan bulan Ramadhan 1434 H, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Muhammad Nuh meresmikan penerapan kurikulum 2013 (detik.com).
Nah, dengan gembar-gembor yang begitu besar bahwa kurikulum 2013 tersebut adalah jawaban atas segala problematika generasi muda sekaligus menjadi investasi bagi peradaban bangsa di masa depan, maka sudah seharusnyalah seluruh warga negara dan rakyat Indonesia mendukungnya. Apalagi, sejak saya duduk di bangku SD di tahun 1986, para pejabat di berbagai lembaga negara dan tingkatan selalu menyelipkan disclaimer klise dalam setiap pidatonya, semisal:

Ujian Nasional Mengubur Pendidikan Karakter

            
ADA yang bilang, semua kebobrokan yang terjadi di sekitar kita dengan frekuensi yang banyak dan terus meninggi, melanda hampir seluruh wilayah negeri ini, adalah karena tidak adanya watak yang cukup kokoh pada diri kita bersama. Yang ada adalah watak bangsa yang rapuh dan watak manusia Indonesia yang mudah goyah. 

Mengenal Aspek Pendidikan Karakter

Realita yang ada menunjukkan bahwa proses pendidikan yang berjalan masih banyak celah yang perlu dibenahi. Salah satu indikatornya adalah pendidikan dianggap masih bias untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan di sekolah/lembaga pendidikan, misalnya, dianggap hanya “kewajiban” untuk menuntut ilmu agar sang pencari ilmu tidak berbeda dengan yang lain. Persepsi ini telah melahirkan potensi permasalahan dalam berbagai sendi dan juga menjadi “bom waktu” ketika sebuah pertanyaan diajukan: “Sudah berhasilkan proses pendidikan kita untuk membawa masyarakat pada kehidupan masyarakat madani?”.

Belajar Pendidikan Karakter Dari Cina

Abstrak
Alasan utama penerapan pendidikan karakter karena Indonesia membutuhkan manusia yang dapat hidup dalam masyarakat dan sekaligus mampu mengembangkan masyarakat itu sendiri. Dalam aplikasi pendidikan karakter, Indonesia sebaiknya dapat belajar dari Cina yang sudah terbukti berhasil menerapkannya. Salah satu kelebihan pendidikan karakter di Cina yaitu pendidikan karakter yang dilakukan secara integral dalam pendidikan  moral (morally), intelektual(intelectually), fisik (physically),dan estetika(aesthetically).